10 Tips Terbaik Agar Anda Menjadi Rajin Shalat 5 Waktu

Shalat adalah salah satu rukun islam yang harus dilakukan oleh Umat Islam di seluruh dunia. Hukum dari shalat ini adalah Fardu’ain yang artinya wajib untuk dilaksanakan.

Shalat sendiri dilakukan dalam 5 waktu, yaitu Shalat Subuh yang dilakukan saat terbitnya fajar dan berakhir sebelum matahari terbit sebanyak 2 rakaat.

Kemudian Shalat Dzuhur yang dilakukan ketika matahari telah tergelincir (condong) ke arah barat, Shalat Ashar dilakukan setelah dzuhur sampai sebelum matahari terbenam. Masing-masing dikerjakan sebanyak 4 rakaat.

Setelah matahari terbenam barulah melaksanakan shalat 3 rakaat yang disebut dengan shalat Magrib. Setelah waktu magrib yang ditandai dengan hilangnya cahaya merah (syafak) di langit, shalatlah 4 rakaat yang dinamakan dengan shalat Isya.

Perintah Shalat lima waktu ini diturunkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW ketika melakukan Isra’Mi’raj.

Shalat ini adalah ibadah yang begitu penting dan istimewa sehingga Allah SWT mengatakannya langsung kepada Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa tersebut.

Kewajiban untuk melaksanakan shalat 5 waktu ini ketika berusia 7 tahun sebagaimana Sabda Rasulullah SAW;

“Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia mereka tujuh tahun, dan pukulah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.” HR. Abu Daud

Berdasarkan hadis di atas, Rasulullah memerintahkan agar anak diajarkan dan disuruh shalat sejak usia dini. Terlebih ketika usianya menginjak tujuh tahun. Ketika usianya sudah sepuluh tahun dan lalai saat mengerjakan shalat maka berikanlah sanksi seperti pukulan yang tidak menyakitkan serta sanksi lain yang tidak menyakitkan dirinya.

Sayangnya, walaupun sudah ada perintah langsung dari Allah SWT dan hadits di atas, banyak ummat islam yang masih lalai mengerjakan shalat. Mirisnya bukan saat usia anak-anak, melainkan ketika sudah dewasa.

Fenomena ini masih menunjukkan bahwasannya banyak umat island yang memilih mendahulukan kehidupan dunaiwi yang sementara dibandingkan urusan akhirat yang kekal kehidupannya.

Walaupun demikian, tidak ada kata terlambat untuk bisa memperbaiki hidup Anda yang dimulai dengan rajin shalat 5 waktu, karena Allah SWT Maha Penerima Taubat Hambanya.

Jika Anda masih bingung, bagaimana agar diri bisa rajin shalat 5 waktu, berikut akan kami paparkan ulasannya di bawah ini!

1. Kenali dan Cintai Allah Subhanahu Wa Ta’ala

tips agar rajin shalat

Seseorang yang biasanya belum bisa rajin atau masih menunda shalat biasanya dikarenkan belum mengenal dan mencintai seutuhnya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.

Rata-rata para orang tua terdahulu sendiri mengenalkan Allah SWT pada anak-anak dengan cara yang ‘’unik’’, yaitu ‘’menakuti-nakuti’’ anak bahwasannya bila tidak shalat, Allah SWT akan marah dan memasukannya ke neraka yang sangat panas, betul? Pernahkah mengalaminya?

Padahal, Allah SWT sendiri memiliki nama-nama terbaiknya yang dikenal dengan nama asmaul husna, yaitu Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Penerima Taubat, dan lain sebagainya.

Padahal selain neraka, terdapat surga tempat terindah dimana sungai-sungai mengalir indah di sana dan umat islam yang bertakwa serta isitiqomah menjalankan perintahNya bisa masuk lewat pintu manapun sesuai dengan amalannya.

Nah, terkadang karena tidak diberitahui keindahan ini, banyak umat islam yang semakin jauh dari Rabbnya, meragukan keimanan akan adanya Allah SWT,

Maka dari itu, kenali dan cintai terlebih dahulu Allah pencipta alam semesta lewat CiptaanNya ataupun lewat firmanNya dalam kitab suci Al-Qur’an.

Ketika kenal dan sudah cinta, maka Anda akan melakukan apapun termasuk melksanakan ibadah Shalat ini.

2. Pahami Mengapa Anda Harus Shalat

Sebelum mengetahui dan mengenal tata cara shalat, sebaiknya pahami dan renungkan mengapa Anda harus shalat?

Hal ini juga berlaku untuk orang tua yang akan mengajarkan shalat pada Anak, berikan dahulu pemahaman mengapa harus shalat sebelum dikenalkan tata caranya.

Ketika pertanyaan ‘’mengapa harus shalat’’ ini muncul dan ditanamkan sejak dini, maka tidak ada lagi anak yang bermain-main ketika shalat dan tentunya tidak ada lagi orang dewasa yang jarang atau tidak melaksanakan shalat.

Lalu, mengapa umat Islam harus shalat? Jika Anda, sudah lulus di poin pertama yang diulas di atas maka atas dasar cinta itulah timbul keinginan dan keyakinan untuk menjalankan shalat.

Setelah timbul cinta dan mengenali Allah SWT biasanya ingin ‘’berkomunikasi’’ atau ingin selalu terhubung denganNya.

Tentunya untuk bisa melakukan hal tersebut jalan untuk bisa dilalui adalah dengan Shalat 5 waktu.

3. Paham Tentang Manfaat Shalat

Selain paham mengapa harus shalat, Anda pun harus memahami manfaat dari shalat itu sendiri. Manfaat shalat ini juga sangat relevan bila ditinjau dari sisi kesehatan dan juga sisi psikologis.

Manfaat shalat dalam kesehatan diantaranya yaitu, memiliki badan yang sehat, selalu bersemangat, dan memiliki wajah bercahaya serta tidak kusam.

Sedangkan manfaat shalat dari sisi psikologi adalah hatinya selalu tenang dan tentram, selalu ingat kepada Allah dalam kondisi dan situasi apapun, terhindar dari perbuatan buruk, senantiasa selalu bersyukur dan bersabar.

Adapun jika tidak melakukan shalat, maka yang akan dirasakan biasanya seperti timbulnya penyakit hati, gampang emosional, mudah stress, cemas, putus asa, dan lain sebagainya.

4. Bersahabat dengan Orang-Orang yang Shaleh

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita.

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa)

Hadits di atas mendorong kita semua untuk bergaul dan bersahabat dengan orang-orang yan bisa memberikan manfaat untuk dunia dan akhirat.

Dan sangat jelas-jelas dijelaskan melarang kita semua berteman dengan orang-orang yang bisa menjauhkan kita dari agama.

Maka dari itu, jika saat ini Anda berazam ingin menjadi seseorang yang taat beribadah, bersahabtlah dengan orang-orang yang bisa membimbing Anda pada kebaikan terutama dalam hal ibadah.

5. Mengingat Dosa-Dosa yang Pernah Dilakukan

Manusia bukanlah makhluk sempurna, pasti ada dosa atau perbuatan yang dilakukan. Tetapi bukan karena hal itu berhak untuk berbuat seenaknya tanpa tahu batasan dan semakin putus asa dalam lingkaran dosa.

Pada dasarnya fitrah manusia itu baik dan selalu ingi mengerjakan sesuatu dalam kebaikan. Terkadang dosa tersebut bisa dipengaruhi oleh godaan syaithon yang memnag bertugas membisiki manusia dengan hal-hal yang buruk.

Ketika sudah terlanjur berbuat dosa, maka untuk menghapusnya adalah dengan bertaubat, mengerjakan apa yang diperintahkanNya, salah satunya adalah mengerjakan shalat.

Dengan merenungkan dosa-dosa yang pernah dilakukan serta bergegas untuk menyesali itu semua, biasanya timbul keimanan untuk bisa berbuat baik lagi. Karenanya, mulailah dari mengerjakan shalat dimana Anda bisa mulai rajin melaksanakan ibadah tersebut.

Namun yang pasti, setelah mengerjakan shalat jangan pernah lagi untuk mengulangi dosa-dosa tersebut.

6. Melaksanakan Shalat Secara Bertahap

Jika Anda masih belum terbiasa untuk melaksanakan shalat 5 waktu secara utuh, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah laksanakan shalat secara bertahap.

Melaksanakan shalat secara bertahap ini akan lebih baik daripada tidak menunaikan shalat 5 waktu sama sekali. Serta setiap individu membutuhkan waktu yang lama untuk bisa mengerjakan seseuatu yang bersifat rutin setiap harinya.

Untuk memulainya secara bertahap bisa melakukan terlebih dahulu shalat 2 waktu dalam sehari, kemudian hari berikutnya atau minggu berikutnya ditambah kembali jumlah shalatnya hingga bisa mencapai shalat 5 waktu dalam sehari.

Bila cara ini dilakukan dengan bertahap serta Anda sudah paham dengan makna mengapa harus shalat itu sendiri, maka tidak ada lagi perasaan ragu atau malas untuk mengerjakan ibadah wajib ini.

7. Membuat Agenda Shalat

Agar ibadah shalat lancar dan tidak lupa untuk mengerjakannya, maka perlu dilakukan pembuatan agenda shalat.

Boleh jadi, dengan membuat agenda shalat ini Anda akan teringat dengan masa kecil dulu dimana sekolah memberikan agenda wajib selama bulan Ramadhan.

Dalam agenda tersebut, tertera pula agenda shalat yang harus kita isi atau ceklis jika sudah atau belum mengerjakannya.

Nah, kenapa tidak hal itu dilakukan kembali sebagai pengingat untuk bisa rajin shalat 5 waktu. Dengan adanya monitoring agenda, tentunya Anda akan memiliki gambaran tentang ibadah shalat yang sudah dikerjakan ini.

Jika sudah dilakukan secara bertahap dengan konsisten, maka sudah saatnya untuk bisa merutinkan shalat 5 waktu setiap harinya.

Jangan malu pula untuk meminta bantuan kepada orang yang Anda percaya untuk mengevaluasi hal ini. Membuat evaluasi secara bersama-sama akan lebih baik dan justrus akan semakin menguatkan Anda untuk bisa istiqomah dalam menjalankan ibadah shalat.

8. Biasakan untuk Shalat Tepat Waktu

Jika direnungkan lebih dalam, waktu shalat ini biasanya bertepatan juga dengan waktu istirahat di kantor, sekolah,atau instansi lainnya, betul?

Biasanya waktu istirahata yang diberlakukan perusahaan pun cukup lama yaitu rata-rata 1 jam, sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Nah, mulai sekarang cobalah untuk menggunakan sebagian waktu istirahat dengan melakukan ibadah shalat.

Usahakan untuk tidak mengakhirkan waktu shalat, melainkan langsung bersiap-siap ketika mendengar suara adzan berkumandang.

Jika ditunda sampai akhir biasanya akan mudah lupa dan juga malas. Apalagi jika sudah mepet waktu berakhirnya jam istirahat.

9. Melakukan Shalat Berjamaah

Jika selama ini yang menghambat Anda untuk melaksanakan shalat adalah belum terlalu hafal bacaannya, maka solusinya adalah lakukanlah shalat berjamaah baik iu di masjid maupun di rumah.

Selain meringankan, shalat berjamaah lebih baik karena diberikan pahala dua puluh tujuh derajat dibandingkan shalat sendirian.

Seain itu juga, dengan seringnya shalat berjamaah membuka peluang untuk bisa bersilahturahim dengan banyak orang. Dan biasanya orang-orang tersebut akan membersamai Anda dalam kebaikan.

10.Membaca Buku-Buku tentang Shalat

Jika Anda masih belum yakin dan paham tentang shalat,, maka diperlukan media untuk bisa lebih meyakinkan Anda tentang hal tersebut.

Saat ini juga banyak buku-buku yang menyajikan pembahasan tentang shalat, siapa tahu dari bacaan tersebut bisa menumbuhkan keimanan dan rasa cinta terhadap Allah SWT.

Penutup

Semoga tips di atas bisa membantu Anda untuk bisa menjalankan ibadah shalat. Karena pada hakekatnya shalat itu wajib dan yang akan diminta pertanggungjawaban nanti adalah tentang shalat.