10 Cara Membaca Pikiran Orang lain dengan langkah Berikut

Cara membaca pikiran. Untuk memudahkan berkomunikasi dengan seseorang alangkah lebih baik bisa memiliki kemampuan memahami apa yang mereka rasakan serta bisa membaca pikirannya.

Hal ini sangat penting untuk dimiliki karena pikiran itu sangat misterius hanya diri sendiri dan Tuhan lah yang mengetahui isi hati serta apa yang dipikirkan oleh diri sendiri.

Tetapi, bukan hal yang mustahil bila Anda ingin bisa membaca pikiran orang lain. Cara tersebut biasanya dipelajari dalam ilmu psikologi dimana bisa diketahui dari mimik, interaksi, serta ciri-ciri lainnya yang biasanya dibahas lanjut dalam ilmu tersebut.

Baca juga : 10 Cara Menjadi Diri Sendiri dan Apa Adanya

Walaupun harus belajar secara khusus lewat ilmu psikologi, banyak juga para ahli yang sudah berbagai tentang dasar-dasar membaca pikiran orang lain lewat cara sederhana dan bisa dilakukan oleh siapapun. Adapun cara yang dimaksud adalah sebagai berikut;

1. Membaca Pikiran Orang Lain Lewat Ekspresi Mata

Cara membaca pikiran orang lain

Banyak orang yang mengatakan bahwa lewat mata tidak pernah bisa untuk berbohong. Walaupun Anda berbicara tidak jujur, tetap saja mata bisa ‘’berbicara’’ yang sebenarnya jika Anda peka dan paham akan hal itu.

Maka dari itu, Anda harus mengetahui pengetahuan dasar tentang membaca pikiran orang lain lewat ekspresi mata. Adapun yang biasanya terjadi adalah sebagai berikut;

  • Seseorang yang hanya sesekali menatap lawan bicaranya biasanya orang tersebut sulit untuk mengakui keberadaan oran lain di sekitarnya.
  • Seseorang yang sedang berbohong biasanya tidak berani menatap mata orang lain secara langsung.
  • Seseorang yang berkedip setelah selesai berbicara biasaya sedang berusaha untuk memahami orang lain.
  • Seseorang yang selalu melihat ke bawah biasanya tidak percaya diri, rendah hati, dan juga malu.

Membaca pikiran lewat mata ini memang susah-susah gampang karena diperlukan kepekaan dan juga pengamatan yang cukup mendalam. Karena itu, Anda pun bisa meminta bantuan kepada psikolog atau seseorang yang sudah ahli dalam hal tersebut untuk memastikan pikiran orang lain yang Anda amati.

2. Mengajukan Pertanyaan dengan Cepat

Untuk bisa membaca pikiran orang lain lebih dalam, sebaiknya Anda harus mengajukan pertanyaan kepada orang tersebut.

Tetapi, pertanyaan yang dimaksud di sini bukanlah pertanyaan umum melainkan pertanyaan yang tidak biasa serta ajukan pertanyaan tersebut dengan cepat agar bisa terbaca apa sebenarnya yang sedang orang tersebut pikirkan.

Pertanyaan tersebut bisa seputar tentang film atau buku sedang ditonton atau dibacanya. Biasanya dari jawaban yang spesifik itulah, Anda akan bisa menebak karakter atau suasana hati seseorang tersebut.

Karena pertanyaan yang diajukan cenderung cepat dan spontang, usahakan intonasi pertanyaan yang diajukan pun jelas serta tidak gugup atau terbata-bata ketika memberikan pertanyaan.

Uniknya, banyak orang yang berhasil menebak pikiran orang lain dari hal ini. Ada dua hal kemungkinan yang bisa dipelajari dari karakter orang, yaitu buku atau film tersebut bisa membentuk karakter seseorang atau seseorang tersebut memang memerlukan buku atau film tersebut sesuai dengan mood atau suasana hatinya.

3. Membaca Pikiran Orang Lain Lewat Bahasa Tubuh

Selain mata, bahasa tubuh pun merupakan reaksi jujur dari seseorang yang mana bisa mengunkapkan banyak hal apa yang tengah dipikirkan dan dirasakannya.

Maka dari itu, jika Anda ingin mengetahui pikiran orang lain lewat bahasa tubuhnya, kenalilah beberapa ciri berikut ini;

Bahasa Tubuh Negatif

  • Menggerakkan kaki atau jari
  • Tubuhnya Diarahkan Menjauh
  • Menyilangkan kaki atau tangannya
  • Memalingkan Wajah Ketika Berbicara

Bahasa tubuh positif

  • Mencondongkan tubuhnya ke arah Anda
  • Duduk dengan santai
  • Melakukan kontak mata
  • Senyumnya lepas, bukan dipaksakan

Refleksi dari contoh di atas misalnya, ada seseorang yang tersinggung karena candaan temanya dan langsung terdiam.

Sekilas orang tersebut hanya terdiam, tetapi Anda bisa memperhatikan bahasa tubuhnya misalnya memalingkan wajah atau menjauhkan badannya sambil menyilangkan tangannya.

4. Mendengarkan Nada Bicaranya

Cara berikutnya untuk bisa membaca pikiran orang lain adalah dengan mendengarkan nada bicaranya.

Nada bicara ini tidaklah sama dengan tingkat volume suara, melainkan lebih memperhatikan pada intonasi kalimat yang diucapkan seseorang.

Nah, ketika ada seseorang yang intonasi bicaranya lain dari biasanya seperti terlalu keras, cepat, atau lambat, boleh jadi ada ada sesuatu yang sedang dipikirkannya.

Adapun kalimat yang sering diucapkan seseorang ketika ada sesuatu tersebut seperti ‘’Uh’’, ‘’Hmm’’, ‘’Eh’’, atau ‘’Argh’’.
Kata-kata tersebut biasanya mengisyaratkan seseorang tersebut sedang gugup, kesal, bingung, kecewa, tidak setuju, dan lain sebagainya.

Selain memperhatikan intonasi serta kata yang dilontarkan, perhatikan juga ekspresi dari seseorang tersebut, apakah sesuai atau tidak?

Boleh jadi seseorang tersebut sedang menyembunyikan nada suara atau ekspresi yang tidak biasanya dan tidak bisa menghilangkan keduanya.

Jika Anda cukup dekat dengan seseorang tersebut, maka bisa memudahkan untuk berkomunikasi dan membantunya untuk mengatasi masalah atau mencarikan solusi yang boleh jadi sangat diperlukan olehnya.

5. Memperhatikan Jarak Interaksi

Seseorang yang telah dekat pasti akan sangat sering berinteraksi dan bertemu. Dan biasanya jarak interaksi ini bisa menjadi cara untuk membaca pikiran orang lain.

Sebagai contoh Anda berteman dekat dengan si A. Suatu ketika Si A ini menjaga jarak dengan Anda seperti mengurangi intensitas bertemu.

Nah, boleh jadi dari menjaga jarak tersebut tengah mengisyaratkan bahwasannya tidak ingin terlalu lama bertemu dengan Anda bisa jadi karena masalah atau alasan tertentu.

Atau jika intensitas jarak tersebut hanya dilakukan dalam hitungan menit atau jam, boleh jadi orang tersebut memang sangat sibuk dan sedang dalam kondisi terburu-buru.

Jika hal itu yang Anda lihat jangan merasa khawatir pula karena setelah urusan selesai biasanya akan kembali seperti semula.

Hal ini juga bisa dipraktekkan untuk Anda yang sedang dekat atau pedekate dengan seseorang.

Jika segala macam upaya telah Anda lakukan dan orang tersebut semakin menjaga jarak dengan Anda, maka sebaiknya Anda mundur dari pedekate tersebut karena orang tersebut tidak tertarik pada Anda.

6. Membaca Pikiran Orang Lain dari Cara Tertawanya

Seseorang yang terlalu pasti identik dengan selalu memiliki perasaan gembira dan juga senang. Rupanya seorang ahli psikolog pun meneliti bahwa dari tertawa pun Anda bisa membaca pikiran orang serta melihat karakternya.

Tentu saja hal ini sangat menarik dan membuat manusia itu sendiri adalah makhluk luar biasa. Nah, untuk mengetahui pikiran dan karakter tersebut Anda bisa melihat dengan berikut ini;

  • Seseorang yang tertawa dengan lemah lembut bisa diprediksikan bahwa orang tersebut memiliki pendirian yang lemah. Selain itu bisa pula orang tersebut memang tersenyum dengan tulus atau untuk menutupi perasaan lainnya.
  • Seseorang yang bisa menahan tawanya bisa diprediksikan bahwa orang tersebut bisa mengendalikan emosinya dengan baik.
  • Seseorang yang lepas dan mudah tertawanya bisa diprediksikan bahwa orang tersebut senang berterus terang serta memiliki sifat jujur.

Tertawa ini memang bisa menjadi acuan untuk membaca pikiran orang lain, namun bukan acuan satu-satunya karena bila gagal, Anda bisa menggunakan cara-cara sebelumnya.

7. Membaca Pikiran dari Cara Seseorang Berjalan

Membaca pikiran orang lain dari keseluruhan tubuh memang bisa dilakukan, tetapi banyak ahli yang memilih untuk membaca pikiran tersebut dari anggota tubuh lain ataupun apa-apa yang dilakukannya, salah satunya dari cara seseorang berjalan.

Dari cara berjalan ini Anda bisa membaca dan menilai orang lain. Adapun hal yang lebih rinci bisa dilihat pada pembahasan berikut ini;

  • Seseorang yang berjalan pelan, lemas, menundukkan kepalanya, bisa diprediksi bahwa orang tersebut tidak percaya diri atau telah gagal melakukan sesuatu.
  • Seseorang yang berjalan dengan melangkahkan kakinya dengan pasti serta tegap bisa diprediksi bahwa orang tersebut memiliki karakter percaya diri atau telah berhasil melakukan sesuatu.
  • Selain itu, ada pula orang yang berjalan dengan menghentak-hentakan kaki, mengayunkan tangannya sambil kepalanya naik bisa diprediksi bahwa orang tersebut memiliki karakter sombong.

Tentunya jika Anda sudah mengetahui ciri-ciri di atas, maka untuk berkomunikasi pun bisa disesuaikan. Artinya Anda ingin mendekat untuk menasehati atau menjauh untuk sementara waktu tergantung dari Anda sendiri.

8. Membaca Pikiran Orang Lain dari Caranya Menyentuh Anda

Jika seseorang tersebut sangat dekat dengan Anda pasti sudah mengetahui karakter dan perubahan yang terjadi bila ada sesuatu yang tidak biasanya.

Namun, prasangka tersebut kerap kali tidak akurat sehingga sering terjadinya miss komunikasi atau konflik-konflik kecil.

Untuk memastikannya, pastinya dengan menanyakan langsung atapun dengan cara seseorang tersebut menyentuh Anda.

Ya, lewat sentuhan itulah Anda pun bisa membaca pikiran orang lain apakah sedang ada masalah, senang, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahuinya dari sentuhan ini biasanya dari bersalam-salaman atau berjabat tangan.

Jika seseorang tersebut yang biasanya selalu bersalaman dan suatu waktu tidak melakukan hal itu, bisa diprediksikan bahwa orang tersebut sedang ada sesuatu. Entah itu pada Anda atau pada orang lain.

Selain itu, jika dia masih bersalaman namun ternyata genggamannya tangannya lemah atau lebih kuat lain dari biasanya pun bisa diprediksi sedang ada ‘’sesuatu’’.

Jika seseorang tersebut cukup dekat dengan Anda, maka bisa berlanjut pada obroaln lebih dalam untuk membantunya keluar dari masalah tersebut jika memang sedang ada masalah.

9. Membaca Pikiran Orang Lain dari Ekspresi Wajah

Banyak ahli yang mengatakan, bahwasannya untuk bisa membaca pikiran orang lain yang paling mudah dilakukan adalah dari melihat ekspresi wajahnya.

Seperti contohnya, Jika ekspresi seseorang murung, bisa diprediksi bahwa orang tersebut sedang bersedih.

Adapun jika wajahnya cerah, bisa diprediksi bahwa orang tersebut sedang bergembira atas apa yang terjadi pada hidupnya.

Namun, membaca pikiran dari ekspresi wajah ini walaupun terkesan mudah tetapi paling mudah untuk memanipulasi orang lain.

Karena boleh jadi ia tersenyum padahal dihatinya sedang sedih ataupun sebaliknya. Mak dari itu, perlu juga melihat cara-cara lain yang telah disebutkan di atas.

10. Membaca Pikiran Orang Lain dari Keputusan yang Dibuat

Cara terakhir adalah yang bisa dilakukan adalah melihat dari keputusan yang dibuat.

Jika Anda mengenal baik seseorang tersebut, misalnya banyak mengeluarkan keputusan yang bijak dan teguh dalam pendiriannya, namun tiba-tiba membuat keputusan yang tidak biasanya, bisa diprediksi bahwa orang tersebut sedang ada masalah.

Baca juga :

Tentunya jika sudah melihat hal tersebut, tugas Anda adalah coba untuk memberikan nasihat dan memotivasinya.

Penutup

Membaca pikiran orang lain tidak bisa dilakukan kepada orang yang baru saja pertama kali bertemu, kecuali jika Anda seorang psikolog yang sudah mengetahui cara lain yang sesuai dengan ilmu tersebut.

Biasanya mudah dilakukan untuk orang-orang dekat dengan Anda. Tentunya jadilah teman yang bisa menenangkan jika teman Anda sedang dilanda masalah. Serta mensupport perubahan baik yang terjadi padanya. Semoga bermanfaat.