Apa itu Bahan Sintetis Leather?

Material kulit tas asli yang berasal dari binatang, memang menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Terlebih tas berbahan kulit asli yang dikerjakan oleh tangan para pengrajin memiliki ciri khas sendiri yang membuat para pemiliknya bangga menggunakan tas tersebut.

Akan tetapi, tidak semua orang mau membeli tas mahal meskipun kualitas memang tidak bisa diragukan. Sebagian lebih memilih untuk menggunakan tas berbahan sintetis yang harganya terjangkau dengan warna-warna yang lebih beragam.

Meskipun murah, tas berbahan kulit sintetis juga memiliki kualitas yang berbeda-beda. Tergantung pemilihan bahan yang digunakan saat membuat tas. Sehingga tingkat kemiripannya dengan tas kulit asli juga tidak jauh berbeda.

Tas sintetis dibuat dari bahan sintetik leather. Sehingga kemiripannya dengan kulit asli sangat mendekati. Jika Anda sering melihat tas berbahan sintetik leather, maka harus tahu apa itu bahan sintetik leather. Dan akan kami jelaskan pada artikel kali ini.

Apa itu Bahan Sintetik Leather ?

Apa itu Bahan Sintetik Leather ?
Bahan Sintetik Leather

Sintetik leather merupakan istilah lain dari kulit sintetis. Bahan ini biasanya digunakan untuk tas dan pertama ditemukan pada tahun 1850-an. Bahan ini kemudian dikembangkan dengan komposisi karet atau biasa juga dibuat dengan pyroxilyn zat sintetis.

Kulit sintetis ini disebut pula dengan sebutan faux leather. Sintetik leather ini dibuat oleh tangan manusia secara kimia menggunakan lilin, pewarna, dan polyurethane. Hasilnya akan seperti bahan kulit asli.

Bahan inilah yang juga digunakan sejak masa perang dunia kedua dan sangat populer pada masa itu. Dan sampai sekarang bisa kita rasakan keunggulan dari bahan sintetik leather atau kulit sintetis ini.

Kulit sintetis biasanya dipakai untuk membuat kulit sintetis tergantung jenis produk yang akan dibuat. Namun pada dasarnya, kulit sintetis ini harus dibuat sesuai dengan barang apa yang akan dibuatnya.

Tujuannya agar barang bisa bertahan lama dan bisa menandingin kulit asli, tahan air, bisa dibersihkan dengan mudah, serta bisa diproduksi dengan harga yang murah.

Sintetik leather ini memiliki kekurangan yang banyak diketahui. Yaitu cukup membahayakan, karena mudah terbakar dibandingkan kulit asli. Kualitas bahannya juga bisa menurun jika dibersihkan dengan air panas.

Sintetik Leather memiliki banyak kelebihan, dan biasanya diproduksi untuk membuat sepatu. Kualitas dari sintetik leather ini tentunya tidak kalah dari kulit asli. Bahan sintetis yang umumnya dipakai adalah gabungan bahan nilon dan poliester.

Nilon sendiri merupakan bahan sintetis yang terbuat dari bahan dasar batu bara, air dan udara. Bahan ini memiliki ciri khas yang lembut dan mudah dicuci. Setelah dibersihkan, barang tersebut bisa dikeringkan dengan mudah dan bentuknya bisa kembali seperti semula.

Sementara poliester adalah bahan dari campuran batu bara, air, udara dan petroleum. Poliester juga terbuat dari senyawa kimia bernama ester. Barang yang dibuat dari poliester juga bisa dengan mudah dicuci, dan tidak mudah mengerut.

Sintetik leather memiliki banyak kelebihan untuk penggunanya. Misalnya, jika sepatu terbuat dari bahan sintetik leather jika dipakai akan terasa ringan.

Selain itu, sirkulasi udara di sepatu berbahan sintetis juga bagus, sehingga kaki tidak akan mudah berkeringat dan bau. Kulit sintetis juga bisa tahan terhadap air dibandingkan sepatu berbahan kulit asli.

Jenis-jenis Bahan Sintetik Leather

Berdasarkan Jenis atau Tipe

Berdasarkan jenis atau tipenya, sintetik leather ini ada yang terbuat dari bahan polyviny chloride (PVC) dan ada juga yang terbuat dari poliuretan (PU).

1. Sintetik Leather PVC

Kulit sintetis atau sintetik leather memiliki beberapa jenis. Pertama, ada yang berasal dari PVC (polyvinyl chloride) dan ada juga yang berasal dari bahan kain yang terdiri dari polyester atau kapas.

Hasilnya, kulit yang dihasilkan persis seperti kulit hewan asli. Dan bahan-bahan inilah yang umumnya digunakan untuk membuat berbagai macam tas.

Bahan ini dibuat oleh manusia untuk bahan tas yang menggantikan kulit asli. Pada dasarnya PVC digunakan hanya untuk dua lapis saja, sebagai lapisan utama dari bahan lainnya.

Salah satunya merupakan lapisan dasar, atau bisa juga disebut dengan lapisan aditif. Untuk lapisan PVC ini terbuat dari bahan dasar tekstil.

Lapisan-lapisan ini biasanya terdiri dari kanvas, katun dan lapisan PVC. Hasilnya permukaan sangat kaku dan rapuh. Selain itu, permukaan yang cenderung mengkilap seperti plastik dan mudah dibersihkan.

2. Sintetik Leather PU

Kedua, bahan sintetik leather juga ada yang terbuat dari bahan plastik atau plastic leather. Tas dan dompet biasanya diproduksi dari bahan sintetik leather jenis ini. Plastic leather memiliki permukaan yang cenderung mengkilap dan lebih kaku.

Sifat dari plastile leather ini adalah ringan dan mudah diberi warna dan didesain ke dalam berbahan produk pakaian. Selain itu ada juga jenis sintetik leather lain, seperti vegan leather, dan leatherette.

PU Leather merupakan salah satu bahan yang sangat populer. Biasanya bahan ini populer untuk dibuat menjadi tas. Karena bahan ini memiliki banyak kelebihan dan cenderung lebih murah, dengan warna yang beragam dan permukaan yang berbintik unik.

PU leather ini menggunakan bahan kimia aditif PVC. Dengan tekstur lembut, bahkan kualitasnya bisa menandingi kulit asli.

PU leather ini biasanya dibandrol dengan harga yang cukup mahal dibandingkan PVC. Tetapi PU leather juga memiliki kekurangan dari warna yang terlalu terang. Sehingga pengguna harus lebih berhati-hati terhadap noda yang akan menempel di produk berbahan PU leather.

Dari Segi Kualitas

Dari segi kualitas, bahan kulit sintetis ada tiga kategori, yaitu high quality, medium quality, dan low quality.

1. High Quality

sintetik leather yang termasuk pada kategori high quality merupakan kategori berkualitas paling tinggi. Salah satunya adalah bahan mbtech, murano dan platinum.

Sintetik leather yang berkategori hight quality ini bahannya cukup awet dan tidak mudah pudar warnanya. Dan jika diraba, pada bagian permukaannya sangatlah lembut.

2. Medium Quality

Untuk kualitas medium sendiri salah satunya adalah bahan virotec, caviero atau biasa juga disebut dengan virotec super, martin suede. Suede yang dimaksudkan di sini adalah sintetis bukan kulit asli.

Dengan tekstur bahan yang cukup lembut, namun kelembutannya kalah dari kategori hight quality.

3. Low Quality

Untuk Sintetik leather berkategori low quality, diantaranya adalah camera, kanvas, vinyl dan parasit. Sifat dari bahan ini adalah tipis dan permukaannya yang kasar.

Kelebihan Bahan Sintetik Leather

Sintetik leather memang merupakan bahan imitasi untuk membuat tas sejenis tas kulit asli. Tetapi, Anda juga bisa mendapatkan beberapa kelebihan dari bahan sintetik leather ini. Berikut diantaranya :

Harga Cenderung Lebih Murah

Barang yang terbuat dari bahan sintetik leather biasanya dihargakan dengan murah dibandingkan barang yang terbuat dari kulit asli. Sehingga Anda bisa tetap tampil modis meskipun menggunakan barang berbahan sintetik leather.

Tekstur Warna Lebih Konsisten

Barang yang dibuat dari bahan sintetik leather dibuat dengan menggunakan mesin. Sehingga tekstur dan warna yang dihasilkan dari material ini cenderung konsisten. Selain itu, pewarnaan tas juga lebih variatif dan warnanya tidak mudah pudar.

Bahkan, ada kualitas tertentu dari kulit asli yang warnanya lebih mudah pudar dan mudah terkena noda dibandingkan dengan bahan sintetik leather.

Cara Membersihkan Barang Berbahan Sintetik Leather

Ada cara yang bisa Anda lakukan agar barang berbahan sintetik leather yang Anda bisa beli bisa tetap awet. Meskipun harganya murah, bahan sintetik leather akan tetap terjaga jika Anda bisa merawatnya dengan baik. Berikut ini cara membersihkan barang berbahan sintetik leather :

Bersihkan Bahan Sintetik Leather dengan Kain Kering

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk membersihkan barang berbahan sintetik leather adalah dengan menggunakan kain kering. Warna sintetik leather memang tidak akan mudah pudar, tetapi material kulit dari sintetik leather ini mudah pudar.

Sehingga Anda perlu lebih hati-hati saat membersihkannya. Gunakanlah kain bersih dan kering untuk membersihkan kotoran dan debu yang menempel.

Jangan pernah membersihkan barang berbahan sintetik leather menggunakan zat amonia, pemutih, ataupun detergen. Karena bahan tersebut bisa dengan mudah merusak barang berbahan sintetik leather.

Jangan Menggunakan Pengering

Anda juga bisa membersihkan noda membandel dari tas dengan menggunakan air dan sabun. Tetapi, sabun yang digunakan hanya boleh sabun bayi. Karena sabun bayi berbahan lembut sehingga aman digunakan untuk membersihkan sintetik leather.

Tetapi, setelah diberi air pastikan tidak mengeringkannya dengan menggunakan pengering seperti misalnya hair dryer. Biarkan saja kering sendiri secara alami.

Bersihkan Bahan Sintetik Leather dengan Pembersih Bahan Vinyl

Untuk menjaga kualitas barang berbahan sintetik leather secara lebih efektif, Anda bisa menggunakan pembersih berbahan vinyl. Bahan ini akan menjaga kualitas barang berbahan sintetik leather secara lebih maksimal.

Penggunaan kain juga tidak boleh sembarangan, pastikan kain yang Anda gunakan untuk membersihkannya hanya kain berbahan katun. Karena jika permukaan kain terlalu kasar, akan merusak tekstur dari barang berbahan sintetik leather.

Apakah Aman Menggunakan Sintetik Leather?

Setelah Anda tahu apa itu sintetik leather, sekarang Anda harus tahu apakah aman menggunakan sintetik leather.

Sintetik leather memiliki banyak kelebihan dibandingkan kulit asil, tetapi ada dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari bahan ini. Salah satunya adalah pencemaran lingkungan karena limbah yang dihasilkan oleh kulit sintetis.

Setelah Anda mencuci sintetik leather, partikel mikroplastik dari produk berbahan ini akan terbawa air yang dibuang setelah mencuci. Air tersebut akan mengali dari saluran pembuangan menuju sungai hingga sampai laut.

Partikel ini akan terbawa air dan bisa mencemari ekosistem laut. Seperti yang ditunjukan oleh data bahwa 73% dari seluruh ikan yang ada di perairan samudera Atlantik barat laut memiliki kandungan mikroplastik di dalam perutnya.

Selain itu, partikel ini juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui pori-pori kulit yang terbuka ketika berkeringat. Racun yang ada di dalamnya bisa masuk ke dalam tubuh dan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Untuk saat ini, pencegahan yang bisa dilakukan akibat efek dari bahan kulit sintetis adalah dengan melakukan aksi penghematan. Yaitu dengan tidak terlalu sering membeli barang baru. Dan mengutamakan daur ulang jika membeli membeli barang-barang berbahan sintetik leather.

Baca juga : 7 Cara Terbaik Membedakan Tas Berbahan Kulit Asli atau Sintetis

Jadi, kali ini Anda tidak akan bingung dengan apa itu bahan sintetik leather. Bahan ini bisa membuat barang kulit tiruan dengan begitu sempurna. Dengan warna-warna yang lebih beragam dibandingkan tas dengan bahan kulit asli.

Akhir kata, Semoga artikel yang kami bagikan bisa bermanfaat untuk Anda.