10 Cara Menghadapi Pelakor dengan Bijak

Dalam hubungan sebuah rumah tangga pasti tidak akan selalu mulus. Akan ada banyak kerikil – kerikil yang menghadang atau bahkan sebuah batu loncatan yang perlu dilewati. Tidak ada yang tau seperti apa kerikil – kerikil serta batu loncatan yang perlu dilewati oleh sebuah rumah tangga.

Terkadang sandungan yang dialami oleh keluarga tersebut dapat membuat hubungan rumah tangga tersebut mengalami keretakan. Bahkan bisa menyebabkan perpisahan.

Tentu pada dasarnya sebuah keluarga tidak menginginkan hal tersebut. Namun terkadang ada – ada saja suatu masalah yang harus dihadapi sebuah keluarga.

Salah satu penyebab yang membuat sebuah keluarga mengalami perpecahan adalah karena adanya orang ketiga dalam sebuah hubungan sepasang suami istri. Hal ini juga menjadi alasan banyaknya terjadi perceraian dinegara ini.

Orang ketiga ini biasanya perempuan yang merupakan selingkuhan seorang suami yang biasa disebut pelakor alias perebut laki orang.

Seorang istri yang mengetahui bahwa suaminya berselingkuh pastilah akan sangat marah mengetahui hal tersebut. Namun dengan melakukan tindakan yang emosional didepan ‘si pelakor’ hanya akan membuat anda terlihat menyedihkan, belum lagi jika suami anda malah berpihak pada selingkuhannya. Maka agar hal tersebut tidak terjadi,

Berikut 10 cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi pelakor tersebut dengan bijak.

1. Tidak Melabrak ‘Si Pelakor’ dengan Brutal

Tips menghadapi pelakor ( Perusak rumah tangga orang )

Saat mengetahui pertama kali bahwa suami berselingkuh tentunya akan membuat sang istri sangat marah. Bahkan sampai melakukan tindakan ekstrem terhadap selingkuhan si suami.

Baca juga : 10 Cara Sederhana Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga

Padahal tindakan tersebut sebenarnya terlalu ceroboh. Bisa jadi perselingkuhan tersebut bukan hanya karena si pelakor yang menginginkannya namun juga berasal dari sang suami. Belum lagi jika saat melabraknya sang suami malah berpihak pada selingkuhannya. Itu akan membuat anda terlihat sangat menyedihkan pastinya.

Maka dari itu jangan sampai kamu melabrak si pelakor dengan gegabah, apalagi sampai melakukan hal – hal brutal. Jika kamu ingin menemui sang pelakor pikirkanlah beberapa hal terlebih dahulu serta susun rencaya yang matang.

2. Jangan Umbar Di Media Sosial

Ketika kamu mengetahui bahwa suami mu berselingkuh pasti akan sangat sulit untuk menahan diri tidak menceritakan hal tersebut pada siapapun. Karena bagaimanapun jika menanggungnya sendiri pasti akan terasa sangat berat, dengan menceritakan hal tersebut pada orang lain setidaknya akan membuat perasaan anda lebih tenang.

Baca juga : 10 Cara Mempertahankan Hubungan Agar Langgeng Sampai Menikah

Namun masalah seperti ini tentu merupakan sebuah rahasia yang tidak perlu diketahui semua orang. Jika anda butuh seseorang maka setidaknya anda dapat bercerita dengan orang – orang terdekat anda seperti teman, keluarga, atau bahkan anak.

Namun ada baiknya jika hal tersebut cukup diketahui oleh keluarga dekat anda, dantidak perlu diketahui semua keluarga besar anda karena tidak semua orang akan peduli, bahkan bisa saja hanya akan menambah masalah baru.

Serta menceritakan hal tersebut pada anak bisa membuat anak jadi ikut terbebani. Maka jaga rahasia yang anda miliki. Jangan sampai masalah anda akan bertambah jika diketahui orang lain.

Selain itu, ingat juga untuk tidak mengumbar hal ini ke sosial media. Walaupun mungkin teman – teman sosial media anda orang yang tidak anda kenal di dunia nyata namun jangan sampai masalah anda malah menjadi konsumsi gratis publik saja. Biarkanlah masalah anda cukup anda yang tau.

3. Sabar Menghadapinya, Fokus Untuk Menyelesaikannya Secara Tenang

Selama menghadapi masalah perselingkuhan ini, kamu dituntut untuk selalu sabar menghadapinya. Namun bukan berarti kamu tidak melakukan tindakan apapun untuk menyelesaikannya dan hanya menunggu sang suami untuk menyelesaikannya dan kembali ke pelukanmu.

Bagaimanapun pastinya kamu harus melakukan sebuah tindakan agar perselingkuhan mereka tidak terus berlanjut dan akan memperpanjang masalah rumah tangga mu.

Maka dari itu tetaplah sabar menghadapi masalah ini dan pikirkanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah ini dengan tenang agar tidak menimbulkan masalah baru bagimu.

4. Mengajak ‘Si Pelakor’ Untuk Bertemu

Akhirnya saran bertemu si pelakor pun muncul. Saat mengajak ‘si pelakor’ bertemu, pikirkanlah hal tersebut secara matang. Susun rencana yang tepat serta kata – kata yang harus diucapkan saat bertemu.

Jangan sampai kamu menemuinya tanpa persiapan apaun. Teguhkan hatimu agar kuat saat menemuinya. Jangan sampai kamu akan terlihat menyedihkan dihadapannya.

5. Jangan Tampilkan Kelemahan Mu

Mengapa kamu tidak boleh menampilkan kelemahan mu didepannya? Hal itu karena jika kamu terlihat lemah didepannya akan membuatnya seperti berada di atas awan. Bahwa kamu sangat menyedihkan karenanya. Karena dia yang sudah merebut suamimu kamu menjadi tidak berdaya.

Memang benar bahwa kamu sedih karena suami mu berselingkuh, namun hal tersebut bukan berarti kamu tidak bisa melakukan apapun lagi tanpa suamimu. Maka tunjukkan bahwa kamu tegar menghadapinya.

6. Bersikap Anggun dan Cerdas

Saat menemui ‘si pelakor’ tersebut, kamu harus tampil anggun serta terlihat cerdas dihadapannya. Selain itu tetaplah bersikap tenang dihadapannya. Hal ini baik untuk mu karena dengan berpenampilan seperti itu akan membuatnya terlihat murahan dan akan membuat nyalinya ciut didepan mu.

Hal ini karena kamu harus menunjukkan bahwa kamu memang istri sah dan kamu berkelas dibanding dirinya. Tunjukkan bahwa kamu lebih baik darinya dan dia hanya sebagai pelarian sementara bagi suami mu.

Namun jangan mengucapkannya secara gamblang. Biarkan hal itu terlihat dari penampilan mu saja. Tampilkan semenarik apa dirimu dihadapannya dan dia akan merasa rendah dihadapanmu.

7. Memberi Teguran Dengan Tegas

Tujuan mu untuk menemui ‘si pelakor’ tentulah untuk menyuruhnya agar tidak menemui suami mu lagi. Agar dia tidak mengganggu hubungan kalian lagi dan pergi menjauh dari kehidupan kalian. Jika ‘si pelakor’ masih memiliki hati dan kewarasan mungkin akan memenuhi ucapan mu itu dan menghilang dari sekitar mu.

Namun jika pelakor tersebut memang ingin merusak hubungan rumah tangga kalian maka tentulah dia tidak akan mematuhi ucapan mu. Maka dari itu kamu perlu ketegasan dalam mengucapkannya agar dia merasa lebih gentar karena ucapan mu.

8. Berikan Ancaman

Jika ketegasanmu masih tidak diindahkan maka sebuah ancaman perlu dilakukan. Namun jangan ucapkan sebuah ancaman yang hanya akan terdengar sebagai ancaman belaka saja. Berikan ancaman yang dapat membuatnya jera terhadap kelakuannya.

Kamu bisa mengancamnya seperti melaporkannya kepada keluarga mu, utamanya jika sang suami memiliki orang tua, karena orang tua mana yang akan menerima menantu seseorang yang merupakan perebut lelaki seseorang. Atau dengan mengancamnnya membeberkan identitasnya sebagai pelakor ke media sosial atau bahkan langsung ke keluarganya, karena keluarga mana pun pasti merasa malu jika memiliki anggota keluarga seorang pelakor.

Selain itu, jangan lupa untuk memberikan kata – kata sindiran serta berikan saran padanya agar jika menginginkan kekasih jangan merebut suami orang, masih banyak laki – laki lajang atau duda di luar sana yang dapat didekatinya jika ia mau.

9. Rundingkan Hal Tersebut Dengan Suami

Masalah perseligkuhan ini memang bukan hanya masalah anda, maka melibatkan suami bukan sesuatu yang tidak diperbolehkan.

Namun lihat terlebih dulu sikap dan perilaku suami anda terhadap masalah ini. Jika dia cenderung membela sang pelakor maka anda harus menyelesaikan masalah ini sendiri serta mengambil keputusan yang harus anda putuskan secara matang – matang.

Hal ini karena anda tidak boleh mengambil keputusan gegabah seperti meminta cerai atau apapun yang bisa memberi dampak negatif terhadap rumah tangga kalian utamanya pada anak kalian jika memiliki anak.

Namun jika suami kamu berpihak kepadamu, meminta maaf kepadamu serta berjanji untuk tidak melakukannya lagi, maka kamu harus melibatkannya saat menyelesaikan masalah ini.

Mintalah kepada suamimu untuk menemani mu menemui sang pelakor dan suruh dia untuk menyelesaikan masalah tersebut dan ucapkan selamat tinggal padanya dan suruh si pelakor agar menjauh dari kehidupan rumah tangga kalian.

10. Diskusikan Dengan Keluarga Sebelum Mengambil Keputusan Besar

Namun jika masalah kalian masih belum juga terselesaikan dan kamu memilih untuk berpisah dengannya, lakukan langkah terakhir ini terlebih dahulu. Diskusikanlah terlebih dahulu keputusan yang akan kamu ambil Bersama keluarga terdekat kalian.

Baca juga : 9 Cara Jitu Menarik Perhatian Pria yang Disukai Kamu

Hal ini agar tindakan yang kamu ambil tidak menjadi tindakan yang nantinya akan kamu sesali dikemudian hari.

Nah itulah cara – cara yang dapat dilakukan dengan bijak saat menghadapi pelakor agar kita tidak terlihat menyedihkan saat menghadapinya. Karena saat ini banyak kasus seorang istri sah yang melabrak si pelakor dengan brutal sehingga malah menjadi tontonan orang banyak.

Tentu hal tersebut sangat memalukan untuk dilihat. Maka dari itu diperlukan tindakan – tindakan tepat agar masalah terselesaikan dan tidak memberi masalah baru. Selain itu tanyakan terlebih dahulu alas an mengapa suami anda berselingkuh sehingga anda tidak melakukan tindakan yang terlaluh jauh dan tidak diperlukan.