10 Cara Menghadapi Orang Sombong dan Suka Pamer

Setiap manusia pasti memiliki sifat yang berbeda-beda. Entah itu memiliki sifat baik, penyayang, dermawan, bahkan memiliki sifat jelek seperti kikir, pemalas, hingga sombong.

Terkadang kita tidak bisa memilih dan menentukan ingin bergaul dengan orang yang memiliki sifat seperti apa. Dimanapun berada harus siap menghadapai berbagai macam sifat dan juga perilaku.

Seperti contohnya, sifat sombong pada dasarnya ada dalam diri manusia. Hanya saja, sifat tersebut ada yang bisa meredamnya, ada yang tidak sengaja menunjukannya, ataupun ada pula yang sengaja menunjukannya.

Tentu saja bila sifat sombong ini sengaja ditunjukkan, tidak aka nada orang yang mendekatinya karena setiap apa yang dibicarakan selalu membahas kehebatannya saja dengan berlebihan.

Alih-alih ingin memotivasi orang disekitarnya, yang didapat orang sekitar adalah iri, cemburu, bahkan malas untuk berinteraksi dengannya.

Untuk menghadapinya bisa saja dengan menghindar dan menjauhinya karena cara tersebut adalah cara yang paling aman.

Namun, cara tersebut tidka bisa dilakukan terus-menerus, Anda harus bisa menghadapi orang sombong dan pamer agar mereka pun bisa memperbaiki hal tersebut.

Maka dari itu, cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi orang sombong dan suka pamer adalah sebagai berikut !

1. Tidak Menggubrisnya

Cara menghadapi orang sombong

Cara ampuh pertama untuk menghadapi orang sombong dan suka pamer adalah dengan cara tidak menggubrisnya. Artinya, janganlah ikut campur terhadap kehidupannya apalagi ingin mengetahui lebih jauh.

Baca juga : 10 Cara Efektif Menghadapi Suami Pelit dn Perhitungan

Ketika bertemu denganya boleh jadi membuat Anda kesal dan bosan mendengarnya. Tetapi, bila Anda bisa meredam emosi dan tidak menggubrisnya serta mengganggapnya angin lalu. Bisa jadi dengan cara ini, orang tersebut akan sadar atau bisa jadi tidak lagi bercerita kepada Anda.

Saat orang tersebut berbicara pada Anda, boleh juga menanggapinya dengan hanya tersenyum atau tanpa ekspresi apapun. Intinya, tidak menggubris apa yang dibacarakn untuk bisa memberikan efek jera padanya.

Di satu sisi, Anda tengah menghargai orang lain untuk berbicara walaupun apa yang dibicarakan tidak Anda sukai. Di sisi lain Anda tengah melakukan tindakan yang tepat untuk bisa menyadarkan seseorang dari rasa sombong yang dimilikinya.

2. Memberikan Pujian

Boleh jadi Anda merasa heran membaca point ini, karena orang yang sombong jika dipuji akan bertambah kesombongannya. Pernyataan ini memang benar tetapi tidak sepenuhnya benar.

Baca juga : 10 Cara Menghadapi Pelakor dengan Bijak

Untuk Anda yang pintar berkata-kata, gunakanlah kelebihan tersebut untuk mengubah orang yang sombong dan suka pamer.

Perlu diketahui, orang sombong itu pada dasarnya bukan hanya ingin menonjolkan kelebihan atau barang yang dimilikinya. Boleh jadi, orang sombong tersebut haus akan pujian dan ingin mendapatkan pengakuan dari orang lain. Karenanya, pujian adalah sesuatu yang dicarinya.

Dengan memberikan pujian tersebut, merka akan merasakan bahwa sikap sombongnya tengah diakui oleh orang lain. Mereka pun akan merasa percaya diri dan juga sangat dihargai oleh orang-orang disekitarnya.

Selain itu, cobalah untuk memuji dirinya dari aspek lain karena hal tersebut bisa membuatnya lebih tenang bahkan perlahan-lahan bisa mengubah sifat sombongnya menjadi lebih rendah hati.

Mengubah orang sombong memang tidak bisa langsung begitu saja, harus ada tahapannya yang sesuai dengan kemampuan.

Nah, jika Anda memiliki kelebihan dalam hal berbahasa atau mebgolah kata-kata pakailah cara ini.

3. Cari Kesamaan Anda Dengannya

Bagaimanapun juga orang sombong tersebut perlu ‘’ditaklukkan’’. Untuk menaklukan orang sombong tersebut bisa dengan mencari kesamaan Anda dengan dirinya. Maka dari itu, temukan sesuatu yang berdua sukai atau sebuah kesamaan yang memang Anda berdua miliki.

Ketika orang sombong tersebut berbicara pada Anda, coblah untuk menelusuri kesamaan atau hal-hal yang berdua setujui,

Entah itu sama-sama menyukai Club bola, berasal dari almamater yang sama, menyukai sistem pemerintahan saat ini, dan lain sebagainya.

Dengan terus mencari kesamaan dan apa yang disetujui, orang sombong itu akan mulai terbuka serta melihat Anda sebagai orang yang sama-sama memiliki hal yang sama dan menganggap Anda sebagai orang yang memiliki selera tinggi.

Bahkan dari kesamaan tersebut, Anda bisa membuat orang sombong itu berkesan dari pengetahuan yang Anda miliki serta melihat dari sudut pandang yang berbeda.

4. Menghadapi Orang Sombong dengan Santai

Cara berikutnya untuk menghadapi orang sombong dan suka pamer adalah dengan bersikap santai ketika bertemu atau mendengarnya berbicara.

Anda bisa menganggapnya sebagai angin lalu yang hanya sekilas hadir dalam hidup. Boleh jadi terkesan ‘’jahat’’, tetap itulah cara yang bisa dilakukan agar hati dan pikiran bisa tetap tenang.

Perlu diingat pula, Anda pun tidak perlu memikirkan cara membalas kelakukan orang sombong tersebut. berlakukalah santai, karena boleh jadi tugas atau kehidupan Anda lebih baik untuk dinikmati.

Dari sikap Anda tersebut, mungkin bisa saja akan berubah menjadi rendah hati karena orang sombong tersebut sudah tidak ada ide atau bingung membangun cerita yang lebih ‘’wah’’lagi.

Orang-orang sombong tersebut pasti akan selalu ada dalam hidup Anda, berlakulah santai agar jasmani dan rohani Anda tetap sehat.

5. Mendekati dan Mensehatinya

Cara berikutnya untuk menghadapi orang sombong dan suka pamer adalah dengan mendekati dan menasehatinya.

Maksudanya adalah tentu untuk bisa menasehati seseorang alangkah lebih baik adalah orang sudha dekatnya untuk meminimalisir kesalahapahaman.

Cara pendekatan yang dilakukan bisa dilakukan dengan melakukan point ke 3, yaitu mencari kesamaan antara Anda dengan orang tersebut.

Setelah Anda dekat dan tidak ada jarak lagi barulah bisa menasehatinya. Bagaimanapun juga sifat sombong itu adalah sifat yang tidak baik dan sangat dibenci oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Ketika Anda menasehati orang tersebut tentunya tidak semudah yang dikira apalagi jika orang tersebut memiliki sifat keras kepala.

Maka tahapan untuk menasehati orang tersebut adalah dengan berbicara kepadanya, jika tidak mempan bisa dengan mencontohkannya, jika orang tersebut masih belum berubah, tugas Anda cukup mendoakannya.

6. Tidak Boleh Tersinggung

Jika Anda belum berhasil menjalankan ke 5 point di atas, jangan pernah menyerah dan berkecil hati. Lakukanlah cara ke 6 ini yaitu, tidak boleh bersinggung ketika menghadapi orang sombong dan suka pamer.

Dengan bisa mengendalikan diri untuk tidak tersinggung maka Anda bisa dengan mudah menghadapi orang yang sombong. Anggaplah orang tersebut adalah angin lalu yang pasti akan mudah hilang dari hidup Anda.

Karena bila terpancing dan mudah tersinggung, orang sombong tersebut akan semakin menunjukkan kesombongannya. Perlu diingat pula, jangan mudah percaya dan mengambil hati dari apa yang diucapkannya.

Apa yang diucapkannya, biasanya adalah sesuatu yang dusta atau bohong untuk menutupi segala kekurangan yang ada dalam dirinya.

7. Mendekati Orang Sombong dengan Sikap Sederhana

Cara ini memang membutuhkan nyali yang cukup tinggi. Namun, jika Anda percaya diri dan yakin bisa melakukannya, maka lakukanlah dengan penuh strategi yang pasti.

Ketika Anda menghadapi orang yang sombong sesekali ajaklah orang tersebut ke tempat-tempat yang sederhana. Jika tidak memungkinkan, beri suatu hadiah yang tidak bermerk ataupun tidak memiliki nilai yang mahal.

Bukan maksud ingin menyingungnya, tapi dengan cara ini semoga bisa membuka mata dan hatinya bahwa tidak selamanya barang atau tempat mewah itu baik dan penting. Barang atau tempat yang sederhana pun bisa bernilai harganya apabila dilihat dari arah yang berbeda.

Dengan cara seperti ini pun, boleh jadi bisa meluluhkan hati orang yang sombong mereka akan tersadarkan bahwa ketulusan hati seseorang yang memberi tidak harus mahal dan berlebihan.

Sekali lagi, lakukanlah dengan penuh strategi dan niat yang tulus ingin mengubah sikapnya.

8. Tersenyum

Jika orang sombong tersebut sangat intens untuk berbicara tentang dirinya atau apa yang diraihnya secara berlebihan, maka cara untuk menghadapinya adalah dengan tersenyum.

Senyum merupakan bagian kecil untuk bisa membungkam kesombongannya. Hanya dengan tersenyum, akan membuat orang sombong tersebut menjadi bingung bahkan kesal karena tidak bisa mempengaruhi Anda seperti apa yang diharapkannya.

Maka dari itu tersenyumlah, bersikaplah tenang meskipun Anda sudah bosan mendengar kesombongannya tersebut. ketika Anda tersenyum, bersikaplah maklum terhadap hal itu karena pada dasarnya orang sombong itu butuh pengakuan dari orang lain.

Dan orang sombong itu sedang menunjukkan kelemahannya. Tugas kita adalah membantu menyadarkannya dengan sikap demikian.

9. Menyindrinya dengan Elegan

Kata sindiran kerap kali lebih menyakitkan daripada berkata jujur. Namun, hal itu berlaku ketika memang ada seseorang yang menyindir untuk menjatuhkan lawannya.

Namun, kata sindiran ini perlu Anda lakukan untuk menghadapi orang sombong yang selalu berbicara berlebihan dan membanggakan dirinya.

Anda cukup mengeluarkan kata sindiran yang bisa menusuk hatinya. Namun, cara ini dilakukan hanya untuk mengubahnya bukan untuk membalas kesombongannya pula.

Jika Anda ingin menyindirnya, lakukanlah di waktu dan cara yang pas. Tentu saja jika berhasil orang tersebut akan berpikir, tersadarkan lewat sikap dan kata-kata yang dilontarkan oleh orang-orang yang ada disekitarnya.

Tetapi perlu diingat, ketika Anda ingin menyindrinya lakukanlah dengan tenang dan juga tetap sopan. Jangan terbawa emosi dan perlihatkan bahwa Anda bisa mematahkan dan juag mengubah sifatnya dengan cara yang tidak biasa.

10. Jangan Membalas Orang yang Sombong

Walaupun orang sombong tersebut berkata atau berbuat semena-mena, tugas Anda tetap untuk tidak membalasnya. Karena dengan begitu Anda akan masuk dalam ‘’permainannya’’ dan semakin diincar untuk menjadi target pamer keseombongannya.

Secara naluri, perasaan untuk membalas dendam itu pasti ada, tetapi redamlah emosi yang menghantui Anda karena hal tersebut bisa membuat Anda semakin dirugikan.

Bersikaplah tenang, tetaplah percaya diri, dan jadilah diri sendiri. Karena dengan begitu perasaan dan hidup Anda akan jauh lebih tenang dibandingkan harus terus hidup dalam kesombongan.

Apalagi jika kesombongan tersebut dibuat-buat dan hanya ingin menunjukkan eksistensi diri saja.

Baca juga :

Jika orang sombong tersebut sudah sangat menganggu Anda, maka tinggalkanlah jaga jarak sampai waktu yang tepat, dan jangan lupa untuk terus mendoakannya agar orang tersebut mau berubah.

Bagaimana pun juga, orang sombong adalah ciptaan Tuhan. Mintalah kepada Sang Pencipta untuk mengubahnya dengan caraNya.

Penutup

Mau jadi sombong atau tidak sombong mutlak pilihan Anda. Tetapi ketika Anda memilih salah satunya sudah siapkah dengan konsekuensi yang akan diambil? Dari pilihan tersebut manakah yang membuat hidup And ajauh lebih tenang? Jawabannya tentu ada dalam diri Anda. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.