10 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Bersama Keluarga Selama Ramadhan

Aktivitas Ramadhan tahun sangatlah berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun sebelumnya banyak disibukkan dengan berbagai kegiatan sosial maupu keagamaan, dit ahun ini aktivitas kita semua dibatasi karena wabah virus covid 19.

Hampir di seluruh negara menginstruksikan kepada rakyatanya untuk beraktivitas di rumah agar tidak banyak orang yang terkena wabah ini.

Semua bersedih dan berduka karena wabah, mengingat banyak dampak ditimbulkan terutama dalam sector perekonomian.

Disisi lain, wabah ini memberikan dampak positif, salah satunya adalah quality time bersama keluarga lebih banyak.

Apalagi di bulan Ramadhan ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin bersama keluarga, jika sebelumnya jarang dilakukan.

Selama Ramadhan dan selama ‘’karantina’’ manfaatkan waktu tersebut untuk melakukan berbagai aktivitas yang positif dan produktif.

Baca: 10 Cara Mencuri Perhatian Mertua Agar Disayang

Lalu, aktivitas apa sajakah yang bisa Anda lakukan? Yuk, simak bersama ulasannya di bawah ini!

1. Menjadwalkan Shalat Fardu dan Tarawih Bersama

Aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga saat Ramadhan, salah satunya ada menjadwalkan shalat fardu dan tarawih bersama.

Jika di waktu sebelumnya, tidak ada waktu untuk melaksanakan ibadah bersama keluarga karena kesibukkan masing-masing.

Maka, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memulainya. Biasanya saat Ramadhan, anak-anak lebih senang tarawih bersama teman-temanya.

Terkadang, selama di masjid pun mereka bukan melaksanakan shalat tarawih, melainkan ada pula yang sekedar main atau hanya duduk-duduk di sekitaran masjid.

Boleh jadi, mereka belum mengetahui makna atau tujuan dari shalat tarawih itu sendiri. Nah, saat inilah waktu yang tepat bagi Anda mengenalkan esensi dari shalat wajib maupun tarawih selama Ramadhan.

Selain bertambah keilmuannya, juga akan menambah bonding antara Anda dengan anak-anak.

2. Tadarus Bersama Keluarga

Selama bulan Ramadhan, banyak ibadah yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan tadarus atau membaca Al-Qur’an.

Tentunya, dengan membaca Al-Qur’an bertambahlah pahala yang akan diberikan oleh Allah SWT.

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Saat Anda lebih banyak waktu bersama keluarga di rumah, maka jangan lupa untuk tadarus Al-Qur’an bersama mereka.

Momen ini juga sangat tepat mengenalkan pada anak tentang keutamaan Al-Quran, kisah dalam Al-Qur’an, tadabbur Al-Qur’an dan lain sebagainya.

Ada baiknya untuk melaksanakan tadarus ini rutin dilakukan selepas shalat wajib. Tujuannya agar anak terbiasa dekat dengan Al-Qur’an dan bisa membacanya sedari usia anak-anak.

3. Memasak Bersama

Aktivitas berikutnya yang bisa dilakukan bersama keluarga adalah memasak bersama. Perlu diektahui, biasanya bada ashar adalah masa-masa kritis bagi anak-anak, karena mereka akan terlihat lemah tidak berdaya dan lebih banyak mengeluh ingin berbuka puasa.

Oleh karena itu, agar anak-anak tidak terus-terusan merengek ingin berbuka puasa, ada baiknya untuk melibatkan mereka dalam aktivitas Anda, yaitu memasak bersama.

Tentunya pilih jam yang tepat untuk memasak bersama, misalkan setelah shalat ashar. Libatkan anak-anak untuk memilih menu yang ingin mereka masak atau bisa juga melibatkannya untuk memotong-motong bahan makanan.

Ketika mereka sibuk dengan aktivitas tersebut, pikirannya akan teralihkan dengan ‘’membuat karya’’ yang nantinya bisa mereka santap saat berbuka puasa.

Kuncinya percaya pada mereka dan tetap mengawasinya agar tidak terkena atau memainkan benda-benda tajam atau berbahaya yang ada di sekitarnya.

4. Melibatkan Anak dalam Kegiatan Sosial

Siapa bilang selama masa pandemi aktivitas sosial kita terbatas? Justru, dalam masa tersebut kita dituntut untuk lebih peduli terhadap sesama, minimal kepada tetangga yang ada sampaing kiri, kanan, depan, belakang rumah Anda.

Apalagi, saat bulan Ramadhan ini adalah momentum yang tepat dan berlipat-lipat ganda untuk berbagi kepada sesama.

Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya” (Qs Saba’ 39).

Nah, jika Anda ingin mengajarkan tentang berbagi pada anak, saat ini adalah momen yang tetap untuk mengajarkannya.

Mulailah dengan berbagi kebahagiaan bersama tetangga Anda. Jika tidak memunginkan, ajak anak untuk menyisihkan uang yang dimilikinya lewat celengan khusus.

Jika sudah mencukupi, bisa dibagikan lewat lembaga terpercaya atau masjid yang ada di sekitar rumah.

Intinya dalam hal ini adalah biarkan anak melihat langsung orang tuanya ketika berbagi dengan orang lain karena hal tersebut akan ditiru oleh anak Anda suatu hari nanti.

5. Mengikut Kajian Online atau Webinar

Biasanya ketika ingin mengikuti kajian yang bisa menambah wawasan keagamaan, Anda harus berkunjung ke masjid atau tempat lain yang menyelenggarakan kajian tersebut.

Nah, di masa pandemi ini tentu kegiatan tersebut tidak bisa diakses secara langsung mengingat pelarangan kumpulan masa berskala besar.

Namun, jangan bersedih hati karena kegiatan tersebut masih bisa diselenggarakan lewat media sosial atau media online lainnya yang ada saat ini.

Adanya kajian tersebut, bisa Anda manfaatkan bersama keluarga untuk memperdalam ilmu agama bersama-sama.

Tentunya, sesuaikan dengan usia anak Anda. Jika sudah remaja atau besar tema yang disajikan bisa seputar tema-tema umum.

Tetapi, jika anak Anda masih kecil bisa memilih tema-tema kajian yang bisa diikuti bersama.

Misalnya, menggantinya dengan tontonan film anak-anak yang syarat akan makna. Seperti kisah nabi, sahabat, atau film lainnya yang dirasa sesuai dengan usia anak.

6. Membaca Buku

Aktivitas berikutnya yang bisa dilakukan bersama keluarga adalah membaca buku. Boleh jadi, diantara Anda saat ini ada yang senang membeli dan membaca buku tetapi belum sempat dibaca.

Maka saat ini adalah waktu yang tepat untuk membaca buku-buku kesukaan. Selan membaca buku yang disenangi sendiri, Anda pun memiliki banyak waktu luang untuk membacakan atau berkisah  dengan media buku yang sesuai dengan usia anak Anda.

Aktivitas ini tentu saja bernilai positif karena dari buku, kita semua bisa mengetahui berbagai pengetahuan yang sebelumnya belum diketahui.

Buku pun bisa menjadi pengganti gadget agar anak-anak tidak bergantung kepada barang tersebut.

Saat membaca buku pun menjadi moment yang tepat mengenalkan anak-anak dengan kisah-kisah nabi dan sahabat.

Guna, mereka mengetahui tokoh idola sesungguhnya di masa lampau yang memang benar-benar nyata adanya.

Dengan membaca buku bersama pun bisa membangun bonding yang kuat antara orang tua dan anak.

7. Bersih-Bersih Rumah

Aktivitas lain yang bisa dilakukan bersama keluarga adalah bersih-bersih rumah. Hal tersebut penting untuk dilakukan mengingat kebersihan adalah sebagian dari iman.

Biasanya akvitas bersih-bersih rumah ini jarang atau tidak sempat dilakukan mengingat banyaknya pekerjaan atau aktivitas lain yang harus dilakukan.

Oleh karen aitu, momentum Ramadhan dan masa pandemic ini bisa dijadikan kesempatan untuk melakukan aktivitas tersebut.

Minimal meminta anak Anda untuk membereskan dan membersihkan kamarnya. Intinya, libatkan semua anggota keluarga untuk saling bahu membahu membersihkan apa-apa yang ada dalam rumah.

Biasanya dari akvitas tersebut, timbul keinginan lain yang bisa dilakukan bersama-sama.  Contohnya, penambahan atau menyulap ruang yang tak terpakai untuk area bermain, perpustakaan, dan lain sebagainya.

Tanamkan pula pada mereka, bahwa intensitas membersihkan rumah atau kamar bisa dilakukan seminggu sekali atau sebulan sekali.

Apalagi jika ada barang-barang yang sudah terpakai tetapi masih layak untuk digunakan, maka Anda bisa memberikan contoh untuk memberikannya kepada orang-orang yang membutuhkan

Dengan begitu, Anak telah dilibatkan dalam hal-hal positif yang bisa berguna dikemudiaan hari.

Karena bulan Ramadhan, pilihlah waktu yang tepat untuk beres-beres rumah agar anak tidak mengeluhkan hal lain.

8. Mendekorasi Rumah

Nah, jika aktivitas beres-beres rumah sudah sering dilakukan bersama, aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah mendekorasi rumah.

Saat Anda bosan dengan suasana atau cat rumah, maka bisa mengusulkan atau berdiskusi dengan orang-orang yang ada dirumah untuk mengganti dengan warna lain yang diinginkan.

Mendekorasi rumah juga bisa memindahkan posisi furniture yang ada agar tidak bosan dan terlihat seperti rumah baru.

Libatkan anak untuk memilih warna-warna cat yang sesuai dengan keinginannya. Biasanya mereka pun akan sangat antusias membantu orang tuanya untuk mendekorasi rumah.

Mendekorasi rumah ini bisa juga dilakukan jika Anda rindu dengan suasana kantor. Maka ruang kerja atau ruang tamu di rumah bisa ‘’disulap’’ menjadi ruangan yang mirip dengan kantor.

9. Membuat Karya Bersama

Aktivitas berikutnya yang bisa dilakukan bersama keluarga selama ramdahana dalah dengan membuat karya bersama.

Karya yang dibuat bisa disesuaikan dengan minat dan bakat masing-masing anggota keluarga. Misalnya, mama senang memasak, maka bisa mencoba resep-resep baru yang sebelumnya belum pernah dibuat.

Ayah senang melukis, maka bisa memulai karya baru dengan melukis sesuai dengan keinginan.

Jika anak Anda senang menggambar atau membuat kreativitas dari bahan-bahan daur ulang, maka berikan kesempatan pada anak Anda untuk membaut karya-karya tersebut.

Dengan meluangkan waktu untuk berkarya, siapa tahu bisa dipasarkan dan menjadi barang produktif dikemudian hari.

Artinya, ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama dan saling mendukung satu sama lainnya. Bila keluarga saling mendukung, biasanya anak-anak pun akan betah di rumah dan tidak tergoyahkan oleh apapun.

Contohnya, jika ada salah satu anggota keluarga yang pintar memasak, maka bisa mencoba membuat hidangan takjil Ramadhan atau kue-kue untuk lebaran.

Jika dirasa enak, maka bisa menjual makanan tersebut dengan melibatkan anggota keluarga. Apalagi jika ingin dipasarkan secara online, maka bisa meminta bantuan anggota keluarga yang mengerti tentang internet marketing.

10. Berkebun

Aktivitas lain yang bisa dilakukan bersama keluarga selama ramadhan adalah berkebun. Berkebun disini adalah merawat tanaman-tanaman dalam pot yang ada di pekarangan rumah agar bisa tumbuh lebih baik.

Momen tersebut juga bisa menjadi ajang untuk mengenalkan anak-anak pada dunia tumbuhan. Jelaskan sesuai dengan apa yang Anda ketahui mengenai tanaman-tanaman tersebut.

Ada baiknya untuk menanam tanamana yang nantinya bisa dikonsumsi agar mereka bisa merasakan sendiri makan dari hasil alam yang mereka tanam.

Aktivitas tersebut juga bisa menjadi pembelajaran bagi anak untuk melihat langsung proses pembibitan pemupukkan, dan penyiraman tanaman.

Penutup

Nah, itulah dia 10 aktivitas yang bisa dilakukan bersama keluarga selama Ramadhan. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba.

Baca juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Selama Puasa dan Tetap Fit